Suranto mengklaim, timbulnya suara bising saat akan melintas juga terjadi pada semua jenis kereta termasuk LRT di seluruh dunia. Untuk mengurangi suara berdecit dan memperlambat LRT setiap nikung, pada bagian rel dan roda nantinya rel pada bagian tertentu akan dilakulan “oiling” pemberian pelumas sehingga dapat mengurangi suara berisik ditimbulkan LRT.
“Semua kereta juga pasti berdecit saat nikung, bulan depan akan kita lakukan pemberian pelicin untuk mengurangi suara berisik tersebut,” ungkap Suranto.
Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menambahkan adanya suara berisik ditimbulkan LRT di setiap tikungan dikarenakan ada radius lengkung yang kecil, sehingga sering terjadi gesekan antara roda dan rel.
Saat ini PT KAI bersama PPK LRT dan pihak terkait lainnya akan segera mencarikan solusi agar tak ada lagi bunyi tersebut demi keselamatan dan kenyamanan penumpang.
“Ya bunyi berdecit itu karena ada radius lengkung yang kecil, dalam waktu dekat kita akan cari solusi menghilangkan suara berisik dengan mengutamakan keselamatan penumpang,” katanya. (Ab)
Editor : awan













