“Mungkin karena konsleting listrik, api cepat membesar, laju keno galo rumah yang lain,” ujarnya kepada Kordanews.
Saat ini, tiga unit mobil damkar Kabupaten Muara Enim beserta masyarakat dan dibantu satu unit damkar dari PTBA berjibaku memadamkan api. Untuk sementara, tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah. (Ari)
Editor: Janu













