PolitikSumsel

20 Persen Suara di Sumsel Untuk Pilpres dan Pileg dari Golongan Milenial

×

20 Persen Suara di Sumsel Untuk Pilpres dan Pileg dari Golongan Milenial

Share this article

KORDANEWS – Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada tahun 2019 nantinya diikuti oleh 20 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) milenial di Provinsi Sumatera Selatan. Dari jumlah tersebut sekitar 5,7 juta pemilih merupakan pengguna hak suara dikisaran umur 17 hingga 23 tahun.

“2019 akan di dominasi oleh pemilih baru milenial kategori usianya 17 – 23 tahun dimana pada pilpres 2014 mereka belum mencoblos tapi pilpres 2019 sudah bisa mencoblos, pemilih milenial ditandai dari karakteristik khas yakni kreatif, antusias, dan aktif media sosial,” kata Ketua KPU Sumsel Aspahani, Jumat, (19/10).

Perubahan karakteristik tersebut, membuat pemilih milenial menjadi sasaran mendulang suara bagi para caleg dan capres, sehingga suara mereka dianggap sebagai hal potensial.

Namun, potensi tersebut juga menjadi masalah jika melihat pada kontelasi politik dan dinamika pemilih milenial saat ini. Asphani menilai, rata-rata pemilih yang berstatus mahasiswa tersebut merupakan perantau, dan tidak menggunakan hak pilihnya, akibat terbentur peraturan daerah pemilih.

“Kemungkinan angka mahasiswa yang tidak mencoblos di domisili asal cukup tinggi, banyak mempengaruhi suara caleg DPRD kabupaten/kota dan provinsi, karena harus sesuai dapil,” ujar Apahani.

Untuk itu Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan menghimbau kepada para mahasiswa ataupun warga masyarakat yang sedang tidak berada di daerah pilihnya melapor dan membuat keterangan agar bisa dimasukkan dalam DPT khusus, sehingga dapat mencoblos.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *