Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, H Husin mengatakan, dengan tema ‘Bersama Santri Damailah Negeri’ ini diharapkan para santri dapat menjadi vokal untuk mempersatukan umat-umat di Indonesia, dengan tidak meninggalkan nilai-nilai Pancasila dan rasa kebhinekaan.
“Kalau ini diamankan kita tidak akan menemukan gerakan yang mengarah ke radikal,” kata Husin.
Menurutnya, isu perdamaian diangkat sebagai respon atas kondisi bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi berbagai persoalan, seperti maraknya hoaks, ujaran kebencian, polarisasi simpatisan politik, propaganda kekerasan, hingga terorisme.
“Ini jadi momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang berorientasi pada spirit moderasi islam di Indonesia, dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran, dan komitmen cinta tanah air,” tandasnya.
Editor : mahardika













