KORDANEWS – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bakal menurunkan harga tiket light rail transit (LRT) Palembang. Hal itu menjadi salah satu upaya guna menjadikan LRT sebagai alat transportasi umum yang dapat digunakan oleh warga Palembang.
“Ya, kami akan turunkan tarif LRT misalnya dari Rp 10.000 menjadi Rp 7.000,” kata Budi, Minggu (28/10).
Budi menjelaskan, penurunan tarif tersebut lantaran adanya pemberlakuan tiket integrasi antara LRT dengan moda lainnya seperti Damri dan Transmusi.
“Jadi penumpang dapat menaiki Damri, Transmusi, dan LRT hanya dengan satu tiket saja. Penerapan tiket integrasi akan diujicobakan mulai awal November hingga Desember tahun ini,” ujarnya.
Langkah lainnya guna mempopulerkan penggunaan LRT adalah dengan memberikan headway atau selisih waktu kedatangan kereta yang lebih pendek pada feeder Jakabaring-Universitas Sriwijaya.
Hal tersebut dilakukan agar mahasiswa dari beberapa tempat bisa mencapai kedua lokasi itu dengan mudah. Oleh karena itu, untuk mendukung rencana tersebut maka Kemenhub akan memberikan bantuan 15 bus yang akan digunakan sebagai feeder LRT.













