“Memang galak cari masalah, gawenyo mabuk terus, beberapa hari lalu be Dio habis bongkar genteng rumah kami diambeknyo tv dan barang lain,”tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda melalu Kanit Reskrim Iptu Marwan menuturkan sebelum kejadian antara pelaku dan ibunya serta adik iparnya terjadi selisih paham. Kemudian pelaku mengejar ibu dan adik iparnya menggunakan Sajam jenis pedang.
Namun, saat melakukan pengejaran terhadap adik iparnya, pelaku terjatuh diatas sumur dan pedang yang dibawanya menghujam ke perutnya sendiri.
“Saat ini jasad pelaku masih berada di istalasi pemulasaraan jenazah RS Bhayangkara,” katanya.
Selain itu, pelaku ini juga merupakan DPO dengan kasus 351 di Polsek Kalidoni.(Dik)
Editor : mahardika













