KORDANEWS – Puluhan warga Kayuagung melakukan penghadangan mobil truck yang konvoi dengan pengawalan anggota Satlantas dan Dishub Ogan Komering Ilir (OKI) yang melewati jalur lama (Jembatan Kayuagung-Jalan Sepucuk Kayuagung)
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes warga terhadap PT Waskita Karya yang dinilai tidak menepati janjinya. Sebab surat dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk Nomor 503/WK/D.VI/2018 tertanggal 13 Agustus 2018 Perihal Penyampaian Informasi Perubahan Jalur Akses Material pada Proyek Strategis Nasional Ruas Jalan Tol Pematang.
Selain itu, saat ini pihak PT Waskita Karya sedang melakukan perbaikan jalan sesuai hasil pertemuan masyarakat peduli pembangunan OKI dengan pihak PT Waskita.
“Kami kecewa dengan masih adanya truck pengangkut material milik pihak PT Waskita Karya maupun sub kontraktornya yang masih melintas dijalur lama,” ujar Aliaman, warga setempat.
Lanjut Aliaman, padahal pengalihan jalur akses material pihak Waskita Karya terhadap pelaksanaan pembangunan proyek tol ruas PPKA dan ruas Kayuagung- Palembang-Betung dibuat oleh pihak Waskita Karya dan ditandatangani oleh Senior Vice President Division VI, Ir Gunadi. yang mana tembusan lampiran surat tersebut disampaikan kepada Kapolres OKI, Camat Kayuagung, Pimpinan PT SRIMP, PPKA seksi 4, KAPB Seksi 1 dan Subkontraktor PT PIM.
“Tapi kenyataannya mereka mengingkari surat tersebut,” tandasnya.













