“Karena itu, situasi naiknya pengangguran di desa, menurut saya tidak permanen. Misal, masa penen tiba dan harga produk meningkat, dia terserap lagi. Trennya secara keseluruhan soalnya menurun,” tutur Hanif.
Hal itupun juga diamini oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro. Menurut dia, memang pada periode tersebut panen raya sudah tidak lagi berlangsung. Sebab, panen raya terjadi pada periode Februari hingga Maret, sedangkan posisi Agustus hingga akhir tahun masuk masa tanam.
“Angka Februari dengan Agustus cenderung, karena di Februari ada panen besar. Karena musim panen, ada tenaga kerja yang terserap. Ini yang buat angka penganggurannya rendah (di Februari),” tegasnya.
Editor : Chandra Baturajo













