KORDANEWS – Kasus sejumlah remaja mengalami kecanduan air rebusan pembalut di Jawa Tengah mendapatkan komentar dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise. Yohana mengaku akan menerjunkan tim dari Kementerian PPPA untuk mendampingi para remaja yang mengalami kecanduan air rebusan pembalut.
“Kami tetap mendampingi, mendampingi. Melihat hal-hal begitu tim kami ke lapangan. Termasuk (menurunkan) satgas-satgas perlindungan perempuan dan anak,” ujar Yohana di Fakultas Geografi UGM, Jumat (9/11).
Yohana menerangkan kecanduannya para remaja itu karena kurangnya pendampingan dari keluarga. Imbasnya para remaja tersebut terjerumus pada hal-hal menyimpang.
Dalam UU Perlindungan Anak, kata Yohana, orangtua diamanatkan menjaga anak-anak mereka. Selain itu, keluarga juga harus mendidik anaknya agar berperilaku yang baik.











