“Politik gaya lama adalah politik yang gemar menyebar ketakutan, politisi genderuwo kata Bro Jokowi,” ujar Grace. Grace menyebut politisi genderuwo tersebut biasanya bergabung dengan politisi sontoloyo yang kerap menyebar isu SARA dan hoaks.
Sedangkan generasi muda, sambung dia, adalah generasi yang melihat orang atau negara lain sebagai kesempatan, atau peluang untuk bekerjasama dan berkolaborasi. “Itulah perbedaan generasi muda optimis dengan para sontoloyo dan genderuwo,” ucap Grace.
Sebelumnya, ungkapan politikus sontoloyo dan genderuwo diungkapkan Presiden Jokowi yang juga berkontestasi dalam pilpres 2019 sebagai petahana berpasangan dengan cawapres, Ma’ruf Amin.
Pada Pilpres 2019 mendatang, Jokowi kembali berhadapan dengan lawan politiknya pada Pilpres 2014, Prabowo Subianto. Prabowo yang merupakan calon presiden nomor urut 02 itu berpasangan dengan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (net)
Editor: Janu













