EntertainmentNusantara

Selain PNS, Ini Pekerjaan Pilihan Generasi Milenial

×

Selain PNS, Ini Pekerjaan Pilihan Generasi Milenial

Share this article

KORDANEWS – Akhir September lalu, pemerintah membuka lowongan Pegawai Negeri Sipil atau PNS, untuk mengisi posisi di beberapa kementerian dan instansi.

Di akhir masa pendaftarannya, jumlah pelamar CPNS 2018 mencapai 4,2 juta orang untuk mengisi 238.015 posisi di pusat dan daerah. Meskipun ramai peminat, kuota yang disediakan pemerintah belum mampu menampung seluruh pendaftar.

Akibatnya, beberapa pendaftar terpaksa mengubur mimpinya menjadi PNS, karena gagal melampaui passing grade yang ditentukan oleh instansi terkait. Seperti yang telah ditetapkan pemerintah, rentang usia pendaftar CPNS 2018 adalah 18 – 35 tahun.

Menurut penelitian Pew Research Center, seperti dikutip dari Niagahoster, Rabu 14 November 2018, rentang usia ini, atau yang lahir di tahun 1981 – sekarang, tergolong generasi milenial dan post-milenial. Meskipun gagal di CPNS, sebetulnya ada banyak peluang pekerjaan lain yang dapat menjadi pilihan bagi milenial. Apa saja pilihannya?

Bekerja di perusahaan start-up

Generasi milenial yang akrab dengan penggunaan teknologi, tentu familiar dengan istilah start-up. Secara umum, perusahaan startup dipahami sebagai perusahaan rintisan yang memanfaatkan internet dan teknologi sebagai solusi bagi sebuah permasalahan masyarakat.

Perusahaan startup rata-rata dimulai dari sebuah keinginan dari pemilik startup, untuk menghadirkan solusi yang efektif dan efisien dengan aplikasi atau platform online.

Dengan semakin menjamurnya perusahaan startup di Indonesia, peluang kerja di sanapun makin banyak dan terbuka lebar. Berbagai posisi mulai dari software engineer, search engine optimization (SEO) specialist, hingga digital marketer ditawarkan oleh perusahaan startup.

Perusahaan startup juga memberikan ruang untuk para pekerjanya bereksplorasi dan berinovasi untuk membangun startup bersama-sama. Sangat cocok dengan karakter generasi milenial yang menyukai perubahan dan inovasi.

Jadilah entrepreneur!

Tidak seperti di era konvensional, di mana membuka bisnis harus memiliki toko dan stok barang terlebih dahulu. Di era digital, memiliki bisnis semudah membuka lapak di marketplace, membuat akun media sosial, dan membangun kehadiran online melalui website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *