Selain itu, ia menambahkan, bahwa kemampuan dasar prajurit yang sudah diberikan sejak dalam pendidikan pertama, harus benar-benar dikuasai dan melekat pada diri prajurit selama masih aktif sebagai prajurit TNI dimanapun bertugas. “Walaupun disibukkan dengan berbagai tugas kewilayahan dalam menunjang program pembinaan teritorial, namun jati dirinya sebagai prajurit TNI AD hendaknya harus tetap terpelihara, untuk itu latihan seperti ini selalu diprogramkan dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh”, tambah Widodo.
Dalam latihan menembak kali ini, prajurit Kodim 0418/Palembang menembak dengan menggunakan senjata laras panjang jenis M16-A1 jarak tembak 100 meter sikap tiarap, dan senjata laras pendek berupa Pistol FN-46 jarak 15 meter sikap berdiri dengan dua tangan.
Editor : Chandra Baturajo.













