“56% (dari 43,7 juta pemain game) itu punya headset. Tujuannya apa? Tujuannya supaya main game makin seru. Nah di sini penjualan-penjualan perangkat penunjang video game jadi peluang bisnis. Di situ ekonomi bergerak bos,” tutur vokalis grup band Nidji itu.
Peluang bisnis juga datang dari pengguna YouTube. Banyak youtuber yang akhirnya mendulang rupiah dari review permainan game.
“Kan gini ya, seperti anak saya itu boleh main game cuma kalau hari sabtu dan minggu. Terus kalau weekdays mereka ngapain? Ya mereka nonton YouTube yang isinya review main game. Artinya itu kan peluang bisnis lagi,” jelas dia dengan semangat.
“Nah ini lah kenapa saya bilang video game itu menggerakkan ekonomi,” Pungkas dia.
Editor : Chandra Baturajo.













