“Ini penting untuk membangun mental manusia, apalagi sekarang ini perkembangan zaman dan teknologi semakin berkembang,” tambahnya.
Dari hasil giat ini, total yang terjaring sebanyak 46 pelajar. Rinciannya, 20 pelajar SMA, SMK sebanyak 19, Madrasah 1 pelajar dan 6 pelajar SMP. Mereka semua juga terjaring dari berbagai lokasi, seperti di kawasan Sekip,
Veteran, Kandang Kawat, Celentang dan Puncak Sekuning.
“Keseluruhan berjumlah 46 pelajar. Tapi pastinya sebelum dikembalikan ke sekolah dan orangtua masing-masing mereka harus menandatangani surat perjanjian terlebih dahulu agar tak mengulanginya kembali,” jelasnya.
Salah satu siswa SMP Swasta, yang tertangkap saat membolos, Zizi mengatakandirinya membolos sekolah untuk bermain di warnet bersama Satu teman sekolah. “Baru satu kali pak saya bolos sekolah tadi saya warnet di Sekip,”
katanya. (Ab).
Editor : Chandra Baturajo.











