Tak sampai disitu, Iin masuk kembali ke dalam rumah dan membacok tantenya, Hatnah (60) yang sedang berbaring di kelambu. Iin melukai kepala Hatnah hingga korban meninggal dunia. Setelah kejadian nahas itu, warga segera melaporkan kejadian kepada Polsek Dusun Tengah.
Melihat kedatangan petugas, Iin yang tampak kalap langsung mengejar dengan membawa parang dan memukul kaca mobil patroli menggunakan tangan. Keterangan dari warga, petugas mencoba menghindar dari jarak jauh. Petugas telah meminta agar Iin menyerahkan diri. Namun hal itu tak digubris Iin dan malah mengejar petugas sambil membawa parang.
Karena usaha itu tidak membuahkan hasil, pelaku yang kalap, akhirnya dilumpuhkan dengan menembak kaki korban, namun korban masih berusaha melarikan diri kebelakang rumah. Polisi kemudian mengambil tindakan tegas, dengan menembakkan peluru kearah tubuh korban dan mengenai bagain belakang tembus ke bagian perut. Iin akhirnya berhasil diamankan petugas.
Namun saat Iin dibawa ke Puskesmas Ampah dan menerima pengobatan, Iin meninggal dunia saat dalam perawatan petugas medis di puskesmas tersebut. Dalam laporan sementara, Iin dikabarkan membunuh akibat kecewa karena mantan pacarnya menikah.
Kapolres Barito Timur, AKBP Zulham Effendi, mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman kasus tersebut dan akan memberikan keterangan setelah motifnya bisa diketahui secara pasti. (net)
Editor: Janu













