HeadlineKriminal

Rekonstruksi Pembunuhan Driver Taxol, Dua Tersangka lakukan 18 Adegan

×

Rekonstruksi Pembunuhan Driver Taxol, Dua Tersangka lakukan 18 Adegan

Share this article

Pada adegan ke 10, tersangka Acun langsung mencekik leher korban dari belakang. Kemudian ketiga tersangka lainnya memegangi tangan dan kaki korban. Adegan selanjutnya, korban ditarik ke bangku tengah. Kemudian tersangka Akbar berpindah posisi untuk mengambil kendali setir mobil.

Kemudian adegan selanjutnya yang kondisi korban yang tak berdaya dan sempat berteriak minta ampun, korban diletakkan di lantai mobil bangku tengah. Tampak adegan selanjutnya, ketiga pelaku menginjak-injak kepala dan leher
korban yang bertujuan memastikan korban meninggal dunia.

“Sopir itu mati di dalam mobil. Memang sopir itu kami lihat cuma pingsan. Untuk memastikan biar mati, kepala dan leher sopir itu diinjak-injak biar mati. Yang sering menginjak sopir itu Ridho kalau posisinya di dalam mobil,” ujar Acun dan Frans yang tampak pasrah sepanjang menjalank rekontruksi.

Kemudian pada adegan 16,17, dan 18, empat pelaku kemudian membawa mayat korban keluar mobil. Lalu mayat korban digotong dan dibuang di semak-semak yang ada lobangnya.

“Ini (rekontruksi) untuk melengkapi berkas dan menyesuaikan dengan keterangan tersangka. Biar libur tetap kita selesaikan berkasnya, karena ada yang di bawah umur,” ujar Kasubdit III Jatantas Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yudhi Suhariyadi, yang enggan berkomentar panjang lebar terkait rekontruksi.(Dik)

Editor : Chandra Baturajo.

Response (1)

  1. Pak klau memangdang huk ada yg di bawah umur itu sd tidak etis lagi, karena pembegal sudahvtau hukum anak di bawah umur ga bakal di hukum mati atau seumur hidup, sekarang ini yang namanya anak di bawah umur sudah bisa membunuh atau melakukan kriminal dgn menghilangkan nyawa org lain itu patut di hukum maksimal tanpa ada toleransi lagi kalau ga di tindak lanjuti bakalan nambah korban lain dgn pelaku di bawah umur. Tolong ini sangat di pikirkan rubahlah hukum yg tak masuk diakal lagi dgn di era zaman sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *