“Sebagai upaya pencegahan kita akan melakukan langkah-langkah sosialisasi
bersama dengan Pemkab OKI dan pihak terkait lainnya kepada masyarakat
tentang dampak dari bahayanya mengkonsumsi narkoba,” jelasnya sembari
menambahkan adapun daerah yang paling rawan terhadap peredaran narkoba
yakni, Kecamatan Tulung Selapan, SP Padang, Mesuji Raya, Mesuji Induk dan
Kecamatan Sungai Menang.
Ketika ditanya terkait penangkapan narkoba jenis sabu-sabu di Kecamatan
Tulung Selapan sebanyak 7 kg oleh BNN Provinsi, AKBP Donni Eka Syahputra
mengatakan, penangkapan 2 orang kurir di depan Mapolsek Tulung Selapan beberapa hari lalu kita sudah termonitor dan ikut terlibat.
“Alhamdulillah ribuan jiwa bisa terselamatkan dengan adanya penangkapan
sabu seberat 7kg tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu dari 11 orang tersangka bernama RS mengatakan bahwa kepemilikan senjata yang disimpannyan dibeli di Sungai Ceper seharga Rp4 juta,
digunakan untuk jaga diri. Sedangkan narkoba d beli di Wiralaga Bandar Lampung Harga Rp1,3 juta dengan bentuk 39 paket, untuk dipakai sendiri dihutan Sungai Ceper mengolah kayu,” katanya. (Kat)
Editor: Janu













