KORDANEWS —- Calon Presiden (Capres) Joko Widodo meminta seluruh Tim Kampanye
Daerah (TKD) wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dan relawan untuk melakukan
kampanye door to door dan mensosialisasikan kinerja Jokowi selama memimpin Indonesia.
Menurutnya, pada pengalamannya saat mengikuti pilkada walikota 2004 – 2005,
Joko Widodo belum dikenal siapapun di Solo dan lawan dirinya pun diantaranya incumben, Ketua Kadin dan Pengusaha besar.
Saat kampanye Jokowi tidak mengumpulkan massa dilapangan luas dengan berteriak atau memasang baliho disepanjang jalan, melainkan mantan Gubernur Jakarta ini
menggunakan sistem door to door, untuk mengenalkan diri kepada masyarakat
secara langsung.
“Saya pergi pagi sampe malam dengan mengenalkan diri dan menyampaikan visi
misi kerja, seperti pembangunan jalan, pasar dan program kerjasama lainnya dan saat penghitungan suara menang tipis. Saya pun lanjutkan lagi kampanye door to door di pertarungan Gubernur Jakarta dengan hasil saya menang,”ungkapnya.
“Itu kita butuh tenaga ekstra untuk melakukannya dan itu kita perlukan Kampanye melalui door to door dengan menjelaskan apa yang kita kerjakan selama memimpin, “jelasnya saat melantik Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi –
Ma’ruf Amin Sumatera Selatan di gedung Sultan Convention Center, Minggu(25/11).
Selain itu, dengan cara door to door TKD harus pun juga menceritakan kinerja dan program yang telah dilakukan dirinya selama memimpin Indonesia. Seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) 92 juta orang, Kartu Indonesia Pintar 19 juta,pembagian PKH 10 juta orang, sertifikat tanah ada tahun lalu dibagikan 5 juta, tahun ini 7 juta, tahun depan 9 juta.













