Dari data Direktorat Jenderal Imigrasi, Jokowi mengungkapkan total pekerja asing legal di Indonesia 80.000 orang atau hanya 0,03 persen. Angka ini jauh dari jumlah pekerja asing di Uni Emirat Arab.
Di negara Timur Tengah itu, pekerja asing bahkan mencapai 80 persen dari
total populasi penduduk Uni Emirat Arab. Sementara di Arab Saudi mencapai 35 persen yang sebagian besar pekerja asingnya warga negara Indonesia.
“Di Brunei Darussalam itu 32 persen. Jadi kita ini sangat sedikit. Ya masa
dibilang antek asing,” tuturnya.
Meski berbeda pandangan politik, agama, suku dan ras, Jokowi berharap agar masing-masing dapat saling menghormati. Sehingga tercipta suhu politik yang
damai. (Ab)
Editor : Chandra Baturajo













