EkonomiHeadline

Kemenag Bakal Gunakan Kurs Dolar AS Untuk Biaya Haji 2019

×

Kemenag Bakal Gunakan Kurs Dolar AS Untuk Biaya Haji 2019

Share this article

KORDANEWS – Kementerian Agama berencana kembali menggunakan kurs dolar Amerika Serikat (AS) untuk biaya haji 2019, setelah pada tahun ini menggunakan satuan rupiah. Usulan ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Senin (26/11).

Menteri Agama Lukman Hakim menjelaskan, usulan itu diajukan lantaran 95 persen pembayaran penyelenggaraan ibadah haji dilakukan dengan satuan dolar AS dan riyal Arab Saudi, dan hanya 5 persen menggunakan rupiah. “Fluktuasi perubahan kurs mata uang rupiah terhadap, baik dolar maupun riyal itu kan juga senantiasa mengalami perubahan. Oleh karenanya akan lebih aman bagi semua kita untuk penetapan biaya haji dengan US Dollar,” kata Lukman usai rapat dengan Komisi VIII DPR, di kompleks parlemen, dikutip dari CNN Indonesia.com

Menurut Lukman, berdasarkan pengalaman tahun ini yang menggunakan satuan rupiah, ada selisih mencapai Rp500 miliar yang harus dibayar pemerintah akibat pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS. Kedua, kenaikan transportasi darat dari Mekah ke Madinah atau sebaliknya dari Jedah ke Mekah yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi sebagai imbas peremajaan bus. “Oleh karenanya di 2019 sebaiknya kita tak mengulang peristiwa seperti itu,” kata dia.

Dengan kembali menggunakan kurs dolar AS, Lukman mengklaim jemaah tidak akan dirugikan karena pelunasan pembayaran tinggal disesuaikan dengan kurs rupiah saat itu. Jemaah juga disebut tetap dapat membayar setoran biaya haji dengan kurs rupiah. “Pada saat pelunasan itulah kurs itu ditetapkan. Jadi setiap calon jemaah haji pada sisi US Dollar sama, tapi berapa rupiah yang harus dia bayarkan tergantung dari kapan dia melakukan pelunasan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *