“Korban anak bungsu dari tiga saudara. Dirumah hanya tinggal pelaku, korban dan kakaknya yang masih SMA. Sedangkan saudara perempuan korban yang tua telah menikah,” beber Ar.
Korban sendiri statusnya masih sekolah kelas 2 SMP, sedangkan pelaku buruh serabutan. Pelaku telah kabur, setelah warga mengajak yasinan dirumahnya. “Karena awalnya pelaku mengaku kalau anaknya kesurupan. Jadi kami warga
mengajak untuk Yasinan. Tapi saat Yasinan malah pelaku kabur,” tambah Ketua Adat Desa Linggar Jaya.
Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap melalui Kanit PPA Ipda Omin membenarkan adanya laporan tersebut. “Masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan,” ungkapnya singkat. (mil)
Editor: Janu













