KORDANEWS – Setelah Chairman Nissan Motor, Carlos Ghosn dipecat karena menyelewengkan uang perusahaan, kini mereka kembali tersandung masalah. Ada 150 ribu unit mobil yang akan ditarik kembali di Jepang, karena ditemukan ketidakcocokan data saat inspeksi akhir.
Dilansir dari Paultan, Sabtu 8 Desember 2018, Nissan menemukan ada data yang tidak akurat selama proses pengujian mobil baru. Pengujian tersebut meliputi rem, kecepatan, sistem kemudi dan lain-lain.
Ratusan ribu unit yang datanya tidak sesuai itu ada di beberapa model andalannya, seperti Juke generasi kedua, Note, Leaf, Cube, dan Sylphy. Mobil tersebut diproduksi di Oppama dan Auto Works Kyoto, Jepang sekitar November 2017 sampai Oktober 2018.













