Menurutnya, dalam perencanaan awal, lengkung bentang tengah jembatan saat diparkir sebanyak 20 truk tidak boleh lebih dari 17,5 cm. Adapun untuk bentang tepi lengkungan tidak boleh lebih dari 8,3 cm. “Kalau lebih dari itu, tentu akan dilakukan penyetelan ulang,” ujarnya.
Selain itu, dirinya menjelaskan Mega Proyek ini berjenis extradosed yang merupakan jembatan menggunakan teknologi perpaduan antara kabel dengan gelagar kotak/box girder) Suwarno menerangkan, konsep jembatan extradosed dengan bentang 1.130 adalah yang pertama di Indonesia.
“Jembatan ini diperkirakan dapat bertahan hingga usia 100 tahun. Untuk mengurangi risiko kerusakan, ada alat pedeteksi dini risiko kerusakan yang bekerja secara waktu nyata (real time), “jelasnya. (Ab)
Editor: Janu













