KORDANEWS – Sudah hampir tiga tahun lebih tepatnya sejak 2016 lalu pembangunan jembatan menuju kawasan transmigrasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) Sungai Rambutan, Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI) tak kunjung selesai.
Warga pun berharap jembatan yang cukup megah itu dapat segera diselesaikan agar dapat menunjang mobilitas penduduk dalam menjalankan aktivitas kesehariannya seperti mengangkut hasil pertanian.
Pantauan di lokasi Senin (17/12) pembangunan jembatan yang menghabiskan dana APBD Ogan Ilir miliaran rupiah itu tengah dikerjakan oleh sejumlah tukang. Para pekerja mengerjakan pengecoran bagian oprit jembatan sebagai tempat meletakkan kerangka jembatan yang terbuat dari bahan besi baja.
Di bawahnya, jembatan lama yang terbuat dari besi kondisinya sudah sangat memperihatinkan. Jembatan itu melengkung ke bawah dan terdapat sambungan di sana sini. Diketahui jembatan menuju KTM Sungai Rambutan itu sendiri sudah tiga tahun ini dibangun.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ogan Ilir Ahmad Saili mengatakan, pembangunan jembatan itu dimulai sejak tahun 2016 dan beberapa kali terhenti karena terkendala beberapa hal.
Kendala-kendala itu, jelas Ahmad Saili, meliputi kondisi jalan yang kurang bagus untuk memasukkan material. Kondisi saat ini yang memasuki musim hujan juga menjadi kendala termasuk debit air sungai yang kerap pasang membuat pengerjaan menjadi lamban. Meski terdapat banyak kendala, Kadisnakertrans OI menjamin akhir Desember 2018 ini pembangunan akan selesai.













