HeadlineSport

Dana Sponsor untuk SFC Tak Mampu Tutupi Kebutuhan Tim

×

Dana Sponsor untuk SFC Tak Mampu Tutupi Kebutuhan Tim

Share this article

KORDANEWS – Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Muddai Madang selaku pengelola klub Sriwijaya FC mengakui, bahwa dana yang diperoleh perusahaan dalam bentuk sponsor selama ini tidak pernah mencukupi kebutuhan klub.

Muddai di mengatakan, dirinya mencontohkan seperti yang terjadi pada musim ini perusahaannya hanya mendapatkan dana sponsor sekitar Rp18 miliar sementara kebutuhan klub mencapai Rp30 miliar.

“Dana sponsor tidak pernah mencukupi kebutuhan klub. Ini sebenarnya fakta yang bertahun-tahun terjadi,” kata Muddai.

Pendapatan sponsor senilai Rp18 miliar itu diperoleh dari dari PT Bank Sumsel Babel, Smartfren, PT Semen Baturaja, PT Bukit Asam, PDPDE, Calci, Kuku Bima, dan Go-Jek.

Oleh karena itu, sejak turun tangan mengurus SFC pada Juni 2018 lantaran terjadi persoalan finansial, Muddai membuat skema perencanaan keuangan agar pengelolaan klub asal Sumsel ini nantinya bisa menguntungkan pada 2019.

PT SOM kemudian menjalin kerja sama dengan PT Digi Sport Asia yakni perusahaan profesional internasional yang bergerak di bidang jasa finansial teknologi (finteck), pemasaran, dan IT.

“Ini perusahaan jasa yang sengaja saya gandeng, untuk menggali potensi dana yang bisa kami dapatkan. Namun sayangnya, kami terdegradasi. Meski Digi Asia tidak mundur, tapi tentunya ada sejumlah penyesuaian ke depan,” kata Muddai.

Menurut Muddai, jika melonggo secara bisnis, sejatinya bisnis pengelolaan klub profesional ini sangat menguntungkan asalkan, dikelola secara baik dan bisa menggali potensi sponsor. Hal ini karena pangsa pasar industri sepak bola yang sangat besar mengingat dapat memberikan Multiplier Effeck (efek pengganda).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *