“Mereka bagian dari kita, kita Indonesia dan peran pemerintah kita Kabupaten Muratara hadir di tengah-tengah mereka. Terlebih dia juga merasa sedih dikarenakan beberapa anak-anak ada yang bibir sumbing, tuli, tuna wicara, tuna netra, belum lagi miris melihatnya ada ibu-ibu yang hamil tapi kondisi gizinya kurang.”
Semua itu salah satu penyebab lahir cacat karena waktu hamil, ibu hamil kurang gizi dan tidak tau mengenai bahaya kehamilan, dan ini jadi bahan kita dan sebagai ketua PKK akan berkoordinasi dengan dinas Kesehatan untuk turun kelapangan melihat kondisi real yang ada yang dirasakan warga SAD.
Dia berharap kedepannya Muratara benar-benar maju, mengingat Bupati sangat konsen dengan pendidikan dan kesehatan warganya.
Sementara itu Bupati Musi Rawas Utara, H.Syarif Hidayat mengungkapkan dirinya akan terus turun ke bawah memastikan visi misi Bupati dapat dirasakan warga masyarakat Muratara secara luas. Dikatakannya apa yang dilakukan dapat dicontoh kepala OPD untuk turun sesuai tupoksi yang ada.
“Saya serius membangun, komit membangun untuk tanah kelahiran, Saya ingin mereka maju dan semangat bangkit jadi motivasi kita bersama,” tukasnya.
editor : awan













