Selanjutnya, prosesi dilanjutkan dengan memegang ujung bendera Sang Merah Putih dengan tangan kanan dan meletakkan pada dada sebelah kiri dekat detak jantung sebagai tanda bahwa selama jantung masih berdetak seluruh pengurus akan selalu ingat akan tugas dan kewajiban dalam gerakan Pramuka.
“Selanjutnya saya persilakan saudara-saudara untuk mengucapkan Trisatya dengan bantuan saya,” tutur Presiden yang dilanjutkan dengan mengucapkan Janji Trisatya bersama-sama.
Trisatya, demi kehormatanku, Aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, ikut serta membangun masyarakat, serta menepati darma Pramuka.
Usai pengucapan Trisatya, Presiden secara resmi melantik pengurus Kwarnas Pramuka. “Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Kamis, 27 Desember 2018, saya lantik Saudara-saudara sebagai Ketua dan Anggota Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Masa Bakti 2018-2023,” ujarnya.
Di akhir prosesi, Presiden menyampaikan doa,”Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan lindungan-Nya bagi kita semuanya. Aamiin”.
Pembacaan Ikrar
Setelah prosesi bersama Presiden, acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka kemudian penandatanganan ikrar oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Kemudian, acara dilanjutkan penandatanganan pernyataan pelantikan oleh Presiden RI selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka.
Selanjutnya, Presiden menyematkan tanda jabatan sebagai tanda pelantikan ketua dan pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Masa Bakti 2018-2023.
Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya yang diikuti dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Jokowi diikuti dengan pejabat dan tamu undangan lainnya.
Turut hadir mendampingi Presiden dalam kesempatan kali ini Mensesneg Pratikno dan Menpora Imam Nahrawi
editor : aan













