Agar tidak terjadi penumpukan sampah di lahan TPA Sukawinatan sekitar, sampah tersebut dilakukan pemilahan untuk dimanfaatkan sampah tersebut.
Salah satunya dimanfaatkan dengan berkala yakni tiga minggu sekali dilakukan pengomposan, sedangkan yang bernilai jual itu dipilih oleh para pemulung yang ada di TPA Sukawinatan menggunakan proses secara organik.
“Juga Pemanfaatan Gas untuk sampah yang dikelola BUMD Palembang, yakni SP2J yang dirubah menjadi gas metan dengan memanfaatkan gas dari sampah bukan sampahnya. Jadi itulah proses pengolahan sampah di TPA Sukawinatan, “tutupnya.(Ab)
Editor : mahardika













