Anak pertama dari 5 bersaudara dari kedua orang tua Ibu asal Aceh dan Ayah asal Medan ini mengaku kesukaan menjadi penari sejak dirinya berusia 8 tahun. “Sebenarnya kedua orang tua tidak setuju dengan saya sebagai penari karena lebih menginginkan saya sebagai guru, tapi karena tidak masuk universitas negeri saya lanjut kuliah di swasta memilih kuliah Informatika Komputer” bebernya sambil melepaskan senyumannya.
Cewek yang mempunyai hobby nonton dan traveling ini, suka menghabiskan waktu luangnya dengan belajar memasak dengan ibunya dan berharap untuk tahun 2019 ini, bisa mewujudkan keinginannya mempunyai usaha.
“Saya tidak selama nya menjadi seorang Dancer, karena itulah sekarang ini saya harus bekerja keras terlebih dahulu untuk mengumpulkan hasil jerih payah saya selama ini dan mencoba keinginan saya untuk membuka usaha laundry di Aceh dan berharap bisa menjadi lebih baik untuk kedepannya” pungkasnya. (eh)













