“Namun entah kenapa pada hari ini si penjual masih menjual jajanan tersebut,” ujar Maruyah.
Melihat banyak anak yang mengalami kejadian muntah akibat diduga mengkonsumsi makanan ini maka pihak sekolah langsung Melarikan anak anak ini ke Puskesmas Merapi Timur dan dari sana disarankan langsung dirujuk ke rumah sakit di Kabupaten Muara Enim untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.
“Saat ini barang bukti makanan dan penjualnya sudah kita siapkan dan data untuk keperluan penyidikan apabila suatu waktu diperlukan oleh pihak yang berwajib,” terangnya.
Untuk kondisi kedelapan siswa yang menderita diduga keracunan ini dalam kondisi yang cukup baik dan masih dalam perawatan pihak RSUD HM rabain Muara Enim. (Ari)
Editor : Chandra Baturajo.













