Smentara itu, Dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani menjelaskan di Palembang dulu pernah ada sado (delman/andong) yang beroperasi di sekitar wilayah Pasar 16 untuk melayani pedagang dan pembeli. Oleh karena itu, untuk mendorong wisata di Palembang dan menghadirkan kembali nuansa tempo dulu dihadirkan kembali delman di Palembang.
“Delman ini akan disiapkan lagu daerah Palembang, dan kusirnya menggunakan pakaian khas Palembang. Delman ini dilarang menaikan dan menurunkan di sembarang tempat, selain tempat khusus yang telah ditetapkan,” ungkap Isnaini.
Menurut Isnaini, tiap penumpang yang naik delman dikenakan biaya Rp 10 ribu perorang dan dirinya menjamin delman tersebut akan senantiasa bersih terutama dari kotoran karena telah dilengkapi pampers khusus kuda. (eh)
Editor : Chandra baturajo













