Sementara itu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel Arif Budiman mengatakan, sangat senang bisa beraudiensi dengan orang nomor satu di Sumsel. Dengan bertemu langsung, Arif berharap Gubernur dapat membantu mereka memperluas coverage BPJS ketenagakerjaan di Sumsel.
Sementara itu mengenai keinginan Gubernur Sumsel mendaftarkan seluruh Perangkat Desa ke BPJS Ketenagakerjaan menurutnya sangat sejalan dengan target mereka saat ini.
“Kalau di sektor formal coverage kita sudah baik. Sekarang fokus yang akan kami sasar memang ke informal seperti buruh harian lepas dan pekerja-pekerja perkebunan,” jelasnya.
Jaminan ketenagakerjaan ini meliputi jaminan kecelakaan kerja dan kematian dan jaminan hari tua. Sejauh ini diakuinya sudah beberapa OPD yang sudah bekerjasama
Sebenarnya lanjut Arif, premi untuk sektor ini hanya Rp16.800/bulan. Namun demikian masih banyak masyarakat yang memahami manfaat dan kegunaannya. Untuk itulah pihaknya terus menggencarkan sosialisasi ke berbagai sektor ini tak terkecuali ke pedagang-pedagang di Pasar 16.
” Untuk 2018 target pekerja penerima upah sudah tercapai. nah ini kita ingin sasar ke pekerja yang bukan penerima upah,” tutupnya.
editor : red













