“Informasi kami menunjukkan bahwa keluarga wanita itu sangat miskin dan mereka tidak punya makanan untuk dimakan selama dua pekan terakhir,” ujar Al-Homsi.
Sebelumnya, dalam pernyataan yang dirilis tahun lalu, Jaringan HAM Suriah (SNHR) menyebut enam pengungsi, termasuk lima anak-anak, tewas di kamp pengungsian Al-Rukban karena kelaparan, sakit dan kekurangan obat-obatan.
SNHR menyalahkan rezim Suriah atas terjadinya krisis kemanusiaan di kamp tersebut dan menuduh pemerintah Yordania melarang masuknya bantuan kemanusiaan ke kamp tersebut.
Kamp Al-Rukban yang terletak di kawasan gurun di perbatasan Yordania-Suriah, menjadi rumah bagi nyaris 60 ribu pengungsi yang melarikan diri dari konflik Suriah yang terus berkelanjutan. Rezim Suriah melakukan kepungan ketat di sekitar kamp itu sehingga memicu krisis kemanusiaan bagi penghuninya.
Editor : red













