“Jika memang hal itu menjadi keputusan demi kebaikan bersama, maka saya akan mengambil keputusan, “tegasnya.
Menurutnya, tujuannya untuk meminta Muddai Madang sebagai pemegang saham terbesar di SFC mundur, bukan hanya untuk menumbuhkan rasa emosi antara satu dengan yang lain, melainkan dirinya ingin mewujudkan masa depan SFC sebagai klub yang sehat dan profesional.
“Karena SFC milik anda milik saya milik kita, saya ingin terbaik, dan kami tidak mencari orang untuk sakit hati kami juga tidak ingin menyakiti hati orang, “ujarnya. (Ab)
Editor : mahardika













