Dari hasil pemeriksaan tim puskesmas Gelumbang bahwa pada tubuh korban tidak terdapat tanda – tanda kekerasan. Leher mengalami patah akibat ikatan tali, anus mengeluarkan kotoran dan kelamin mengeluarkan sperma.
“Dari hasil pemeriksaan tim puskesmas Gelumbang bahwa diduga kuat korban meninggal dunia akibat gantung diri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Salah satu anak korban, Periyanto mengatakan, bahwa korban sudah beberapa tahun ini mengalami sakit strouke dan terkesan sering putus asa. pihak keluarga tidak menyetujui untuk dilakukan Otopsi dan pihak keluarga membuat pernyataan untuk tidak di Otopsi dan tidak membuat laporan Polisi.
“Korban sebelumnya pernah juga melalukan percobaan bunuh diri, namun sempat diketahui dan berhasil digagalkan,” pungkasnya. (Ari)
Editor : mahardika













