KORDANEWS – Pasca terdegradasi dari liga 1, mayoritas pemain mulai meninggalkan Sriwijaya FC. Hanya ada segelintir pemain yang masih bertahan di skuad berjuluk Laskar Wong Kito itu.
Termasuk Dikri Yusron, penjaga gawang yang memilih bertahan sampai saat ini. Beruntung, namanya masuk dalam daftar skuad yang ‘dipakai’ manajemen untuk membela klub di Piala Indonesia 2018, menghadapi Keluarga USU Medan di babak 32 besar kompetisi itu.
Ia mengaku siap menggantikan posisi Teja Paku Alam, kiper sebelumnya yang sudah terlanjur terkenal di posisi bawah mistar itu. Alasannya, karena ia sudah kagum dengan nama besar Sriwijaya FC yang telah didengarnya sedari kecil dulu.
“Sriwijaya FC dari saya kecil dulu, tim besar. Kalau orang bilang Sriwijaya itu tim ISL, Sriwijaya FC orang semua tau, itu tim Wong Kito Galo. Selalu identik dengan kata-kata hebat. Bahkan di luar Sumsel,” ujarnya Senin (28/1/2019).













