Sebelumnya, Teja Paku Alam memilih hengkang dari klub karena ingin lebih dekat dengan keluarganya di Padang. Sebab, orangtuanya sedang sakit sehingga ia ingin bisa leluasa mengurusnya tanpa terhalang jarak.
Karena itulah, Dikri kemungkinan besar nantinya akan menjadi kiper yang tampil pertama kali. Meskipun manajemen juga menyiapkan nama Jufrianto, di posisi yang sama.
“Kalau memang manajemen masih percaya, saya siap,” ungkapnya.
Meskipun kontraknya sudah kadaluarsa Desember lalu, namun Dikri tetap setia menunggu kepastian dari Sriwijaya FC. Karena, manajemen belum menyodorkan kontrak untuk musim 2019 ini dan baru sebatas Piala Indonesia 2018.
“Kalau kemarin baru sekedar komunikasi untuk main di Piala Indonesia, sedangkan untuk Liga 2 belum,” pungkasnya. (AC)
Editor : mahardika













