KORDANEWS — Seorang Bapak bernama Alex Simanjuntak (49) nekat mengajak kedua anaknya yang diduga untuk melakukan aksi percobaan bunuh diri, dengan cara terjun ke dalam sungai Kota Pematang Siantar, tepatnya di dekat jembatan Sungai Bah Bolon di Jalan Kapten MH Sitorus atau Jalan Marhaen, Pematang Siantar, Kamis 31 Januari 2019, kemarin.
Namun Aksi percobaan bunuh diri Alex bersama anak-anaknya ini di gagalkan oleh seorang pemuda. Berdasarkan kejadian ini aparat kepolisian sudah memintai keterangan Alex, yang melakukan aksi percobaan bunuh diri itu, dikarenakan mengalami depresi karena faktor ekonomi.
“Saya sudah konfirmasi ke yang bersangkutan, dia mengaku hanya berdiri di situ. Memang pikirannya melayang-melayang, gelap,” kata Kapolres Pematang Siantar, AKBP Heribertus Ompusunggu, Sabtu 2 Febuari 2019, dilansir dari Viva.
Ia mengatakan, Alex mengaku tidak terpengaruh minuman keras dan tidak ada masalah dengan keluarga, terutama istrinya. Tapi, kondisi ekonomi membuat dirinya nekat melakukan hal tersebut.
Selain itu dalam pemeriksaan tersebut, Alex bercerita bahwa dirinya seorang petugas parkir dengan penghasilan Rp30 ribu per hari. Namun, ia harus menafkahi istri dan 5 anak dengan total 7 orang.
“Sebenarnya dia ini dari keluarga yang cukup mampu, saudaranya yang lain mapan-mapan. Pak Alex ini paling kecil di keluarganya. Meski sudah mendapat warisan rumah keluarga, dia yang agak kurang daya juangnya. Jadi dia hidup hanya dari tukang parkir dan rumah warisan yang disewakannya,” kata Heribertus.













