“Pupuk dibantu produktifitas naik, nah untuk masalah penjualanya, nanti pada tingkat menteri yang memutuskan apakah subsidi di pajak, apakah subsidi di transportasi, tapi yang jelas pemerintah pusat tidak tinggal diam dengan kondisi ini” imbuhnya.
Selain masalah pupuk lanjut Herman Deru. Upaya mendongkrak produksi karet petani. Dengan memberikan bibit unggul. Disamping itu juga direncanakan akan diberikan subsidi Asam Semut cairan pembeku getah karet.
Pemerintah juga akan terus mengajak petani karet agar memperbaiki kualitas getah. Dengan perlakuan yang benar disaat proses produksi seperti tidak lagi menggukan cara-cara tradisional. Saat proses pembekuan getah petani dianjurkan menggunakan asam semut.
Tidak lagi menggunakan cuka para atau tawas. Selain itu petani jangan bertindak curang dengan memasukan tatal kayu dan sejenisnya. Untuk menekan kadar air getah patani diharapkan tidak lagi merendam getah.
“Petani karet diupayakan memiliki alat pengukur kadar air. Sehingga saat penjualan, petani sudah mengetahui seberapa besar harga getah karetnya dihargai oleh pembeli,” tandasnya.
editor : red













