KORDANEWS – Warga Desa Kepur dan warga Desa Muara Lawai dikeluhkan atas kurangnya penerangan di sepanjang jalan Tjk Agus kemas Islamic Center Kepur – Muara Lawai, Rabu (06/02/2019).
Keluhan itu terucap dari Ketua RT 02 Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim, Khairlani (50). Dengan nada kesal dirinya menuding pemerintah Kabupaten Muara Enim di duga mendukung aksi kejahatan, berkenaan dengan padamnya sebagian lampu jalan antara jembatan Desa Kepur sampai sungai tebu Desa Muara lawai khususnya di depan perumahan Graha Bumi Enim.
Dikatakan Khairlani, anehnya di depan rumah bersalin yang tidak jauh dari lokasi perumahan Graha Bumi Enim tidak pernah padam, hal inilah yang membuat para begal memiliki kesempatan melakukan tindak kejahatan karena ada kesempatan.
“Inikan perumahan tempat lalu lalang warga aktivitas ke pasar dan lain lain pulang pake motor lampu padam apalagi musim hujan, bayangkan jika yang lewat anak perempuan tentu kami sangat was was ” ujarnya dengan kesal.













