Dengan nada kesal, beliau juga mempertanyakan kemana dana perawatan lampu jalan tersebut, yang selalu dibayar oleh masyarakat.
“Saya akan bawa permasalahan ini ke ranah hukum, silahkan pecat saya sebagai ketua RT 02 jika ada yang tidak senang, ini kepentingan masyarakat banyak,” ungkapnya.
Hal senada di sampaikan warga Kepur, Ruslan (43), dirinya mengaku kesal karena lampu jalan yang ada selalu diperbaiki tapi tidak lama lampunya rusak lagi.
“harusnya dari dinas yang terkait untuk di awasi waktu perbaikan, arena diduga pada saat perbaikan kurangnya pengawasan, karna di jalan Islamic Center ini rawan kejahatan, di sini juga kan lingkungan kantor, masa tidak ada penerangan saat malam,” ujar Ruslan. (Ari)
Editor : Chandra













