Dikatakan, anggaran tersebut disesuaikan dengan biaya pembangunan yang dibutuhkan. Jika kurang, maka akan ditambah melalui ABT tahun 2019 atau dianggarkan kembali pada APBD Provinsi tahun 2020mendatang.
“Dalam perbaikan nantinya lanjut Mawardi akan disesuaikan dengan kondisi kontur tanah, bisa saja ada yang di cor, ada yang di aspal, atau di hot mix. Nantinya saat jalan tersebut sudah diperbaiki truck batubara dilarang untuk melalui jalan itu,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Alokasikan dana sebesar Rp 160 Milar
Sementara itu, Kadis PU BM Sumsel Dharma Budi mengatakan, jembatan Cempako yang menghubungkan antara desa Muara Kuang Kabupaten Ogan ILir dengan desa Cempako Kabupaten OKU kondisinya baik. Sedangkan akses jalan sepanjang 16 Km yang menghubungkan keduanya, masih tersisa 7 Km lagi yang aksesnya belum baik, dan 9 Km jalan dalam kondisi baik.
“Perbaikan jalan tersebut pendanaannya dari provinsi yang telah dianggarkan pada tahun 2019 ini. Untuk ruas jalan dari Tanjung Raja – Simpang Tambang Rambang dananya 54 Miliar. Dari Simpang Tambang Rambang hingga perbatasan OI dana yang dianggarkan 34 Miliar. Kemudian untuk Lubuk Batang hingga perbatasan OKU senilai 20 Miliar,” paparnya.
Selanjutnya, Wakil Gubernur Mawardi Yahya bersama Kadis PU BM Sumsel Dharma Budi juga meninjau kondisi fisik jalan provinsi yang terdapat di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten OKU yakni Kecamatan Kedaton, Kecamatan Peninjauandan Kecamatan Sinar Peninjauan yang sebagian besar kondisinya rusak dan mendesak dilakukan perbaikan
Editor : Chandra













