HeadlinePeristiwaSumsel

Ini Wilayah Rawan Banjir Dan Longsor di Muara Enim

×

Ini Wilayah Rawan Banjir Dan Longsor di Muara Enim

Share this article

KORDANEWS – Kabupaten Muara Enim merupakan daerah yang rawan bencana banjir dan longsor, kondisi ini diketahui pada Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana banjir dan tanah longsor Kabupaten Muara Enim tahun 2019, di ruang rapat Bapeda Muara Enim, Selasa (12/2).

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Muhammad Tasman S.Sos M.Si dalam laporannya mengatakan, berdasarkan penetapan status keadaan siaga banjir dan tanah longsor di Kabupaten Muara Enim.

Data bencana dari BMKG Se Sumatera Selatan, titik titik rawan bencana banjir dan tanah longsor, hampir terdapat di 22 Kecamatan yang ada di wilayah ini.

“Di Kecamatan wilayah hilir di dominasi rawan banjir, seperti di Kecamatan Muara Belida, Kecamatan Gelumbang, di Kecamatan Ujanmas dan Lubai, termasuk dalam Kota Muara Enim. Sementara di wilayah hulu lebih dominan rawan bencana longsor terutama di wilayah tiga kecamatan Semende, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT) dan Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU),” kata M Tasman dalam laporannya.

Kondisi kesiap siagaan berdasarkan peralatan, saat ini BPBD memiliki satu unit mobil dapur dan semua peralatannya, namun personilnya terbatas, satu unit mobil recue, 11 unit motor rescue, perahu karet ada 6 unit yang normal dari 10 unit yang ada. Mesin perahu karet ada 8 unit, perahu piber ada dua unit. Mesin penjernih air, mesin pompa air ada tiga unit, mesin gergaji betin rusak, tenda kluarga ada 25 unit, tenda pelton tiga unit, tenda regu 4 unit, tenda posko ada tiga unit, tenda pengungsi 3 unit, tempat tidur ada 15 unit, mesin genset dua unit, ht ada 12unit namun, jaraknya sangat dekat. Camera 12, senter satu unit, lampu emergensi, pelampung 52, kompor serbaguna, perahu lipat dua unit, dan beberapa unit alat lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *