“Memang keinginan kami agar Baznas ini harus diaudit supaya tahu kemampuan. Karena dalam mengelolaan zakat, infak dan sedekah yang diamanatkan kepada kami,”sambungnya.
Apalagi kata Najib, mengelola zakat ini sangat berat pertanggungjawabannya, dikarenakan zakat tersebut dikelola dari APBD dan APBN.
“Hanya Habluminannas dan hukum saja, kalau zakat ini, Habluminannas dan Habluminallah juga bertanggungjawab kepada Allah Subhanahu wa ta’ala,”terangnya.
Sebelumnya, Baznas Sumsel juga sudah diaudit oleh Kementerian Agama dengan perolehan akreditasi A. “Mudah-mudahan dengan adanya hasil audit ini masyarakat bisa memahami penyaluran zakat Yang kami terima selama ini didistribusikan sesuai dengan asnafnya, “tandasnya. (Ab)
Editor : Chandra













