Sejak masuk rumah Sakit Jumat, (22/2) lalu, Haris sudah dipindahkan dari ruang inapnya di Pavilun Cendana kelas 3 menjadi kelas 2. Jika sebelumnya Haris bersama-sama 4 pasien lain kini dirinya sendirian di ruangan yang baru.
“Sudah dipindahkan oleh rumah sakit. Biar cepat sembuh. Sekarang ujang di ruang sendiri,” lanjutnya.
Ujang yang merupakan anak Bungsu dari 5 saudara, kerap menjadi salah satu tulang punggung keluarga. Dirinya bekerja sebagai supir truk pengangkut Batu dari Gasing ke proyek Tol Kayuagung.
“Iya anaknya suka bantu-bantu. Sepengetahuan aku gak ada masalah. Anaknya baik makanya kita kaget kalau dia ditemukan babak belur,” ujarnya.
Editor : Jhonny













