KORDANEWS — Aksi protes dari masyarakat Komering yang kecewa dengan adanya dugaan perampasan tanah oleh mafia di tempat tinggal mereka. Membuat masyarakat Komering tersebut mendatangi Kantor Gubernur Sumsel, Senin (4/3).
Selain mendatangi Kantor Gubernur ,sebagai bentuk protes atas matinya keadilan, dua makam yang berisikan orang sengaja diletakkan di halaman Kantor Gubernur Sumsel.
Terlihat pemandangan di halaman Kantor Gubernur Sumsel, seketika berubah menjadi kuburan tampak dua buah makam yang berisikan dua orang lengkap dengan papan nama serta taburan bunga tampak berjejer di tengah kerumunan masa.
Ketua Aksi, Jaimarta mengatakan aksi kubur diri ini bentuk protes dari matinya keadilan daerah di Komering dimana beberapa desa disana diklaim sudah banyak yang hilang karena diserobot oleh mafia tanah. Maka dari itu masyarakat meminta tanah tersebut dikembalikan kepada fungsi sesungguhnya untuk masyarakat.
“Aksi kubur diri untuk menuntut tanah-tanah Komering agar dikembalikan ke masyarakat. Nah aksi kubur diri ini sebagai bentuk protes matinya keadilan,” katanya.














