KORDANEWS — Seorang prajurit TNI AU dan lima petugas keamanan di bandara SMB II Palembang mendapatkan penghargan setelah menggagalkan peredaran 2,6 Kg sabu. Penghargaan diberikan Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang, Kolonel Pnb Heri Sutrisno.
Adapun enam orang yang mendapatkan penghargaan dari Danlanud, yakni Serda Zulkarnain prajurit TNI AU serta Humadi, Kgs. Iqbal, Agung Suryo, Abdul lattif dan Dendi Iswanto yang merupakan petugas keamanan bandara.
“Hari ini kami memberikan penghargaan kepada enam anggota yang berprestasi. Satu dari prajurit TNI AU dan lima orang dari petugas keamanan bandara,” terang Heri Sutrisno kepada wartawan di posko SMB II Palembang, Senin (4/3/2019).
Selain memberikan penghargaan kepada enam orang berprestasi, Heri menyebut penggagalan peredaran narkoba adalah langkah awal. Dia berharap kedepan tim keamanan bandara dan TNI dapat lebih bersinergi.
“Ini adalah awal, mudah-mudahan nanti akan menjalar pada yang lain. Tentunya kami akan bersinergi dengan keamanan bandara,” katanya.
“Saya rasa pengamanan bandara semua sama, tetapi apa yang kurang akan kami perbaiki kedepan supaya narkoba nggak bisa keluar masuk dengan bebas. Selain petugas keamanan, kami juga sudah ada kerjasama dengan polri,” kata Heri.
Sementara itu General Manager bandara SMB II Palembang, Fahroji mengatakan pihaknya akan membangun sinergritas dengan TNI AU dan polri. Termasuk juga terkait peningkatan keamanan di akses keluar masuk bandara.
“Pengamanan di bandara sebenarnya kami selalu berkoordinasi dengan TNI AU dan Polri. Kedepan kami tingkatkan lagi keamanannya,” kata Fahroji.
Selama ini, Fahroji mengaku petugas sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara untuk pengungkapan 2,6 Kg sabu adalah kerjasama dalam pengawasan penumpang yang ketika akan masuk bandara mencurigakan.
“Kami punya SOP, jadi memang selama ini semua kami periksa. Kalau kemarin ada yang tertangkap juga karena sudah ada koordinasi dan kami tidak memilah memeriksa orang. Polisi, TNI, pejabat semua diperiksa,” kata Fahroji tegas.
“Kedepan kami akan meningkatkan lagi keamanan dengan cara menempatkan petugas yang bisa membaca gerak-gerik bandar narkoba. Ini kami lakukan karena kami belum memiliki alat deteksi khusus sabu dan sejenisnya,” tutupnya.
Sebagaimana diketahui, prajurit Lanud TNI AU SMH bersama pihak keamanan bandara SMB menggagalkan predaran 2,6 Kg sabu, Kamis (21/2) lalu. Seorang kurir Eka Chandra ditangkap saat akan terbang ke Palu,”tutupnya (dik).
Editor : Jhonny













