Tanjung juga melihat mulai banyaknya gerakan yang menolak kegiatan MRSF Sumsel khususnya dari kalangan aktivis, oleh karenanya pihaknya tidak mau bertanggungjawab atas kegiatan tersebut.
“Banyak yang menolak kegiatan MRSF, khususnya kawan-kawan aktivis. Oleh karenanya kami tidak mau ada resistensi. Dan kami menarik diri dan tidak bertanggungjawab dari kegiatan tersebut. Ungkap Tanjung yang juga mantan Presiden Mahasiswa UIN Palembang ini.
Menurutnya, dinamika yang terjadi diserahkan kepada polda untuk dapat bertanggungjawab. “Dinamika politik yang terjadi akan kami serahkan kepada Polda Sumsel, karena mereka yang bertanggungjawab.” Tutupnya. (Ab)
Editor : Jhonny













