HeadlineKriminalPeristiwaSumsel

Dugaan Salah Tangkap, Kapolda Sumsel Prediksi Anggota Ada Kepentingan

×

Dugaan Salah Tangkap, Kapolda Sumsel Prediksi Anggota Ada Kepentingan

Share this article

 

KORDANEWS  — Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara bakal memberikan sanksi hukuman bagi anggotanya yang dengan sengaja melakukan tindakan sembrono mengenai dugaan salah tangkap korban Haris Mail (25).
Menurut Jenderal Bintang dua tersebut menduga saat kejadian oknum polisi ingin segera mengungkap kasus tersebut.
“Ya silakan saja, walaupun dia sudah mencabut, penyelidikan masih tetap kita lakukan, kami memprediksikan atau menduga oknum polisi berkepentingan sebab, preman mana ada kepentingan. Mungkin dia (oknum) emosional, karena ingin mengungkap segera, itu bisa saja terjadi,” jelas Kapolda di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (12/3).
Scientific crime investigation sudah sering dihimbau Kapolda kepada jajarannya untuk mengungkap kasus. Dirinya berharap adanya kasus ini menjadi pelajaran bagi Polisi untuk selalu berpegang pada bukti ilmiah.
“Itu pelajaran bagi polisi dan organisasi juga, harus di dukung oleh bukti ilmiah. Yang bersangkutan juga gak mau diperiksa (Haris). Ya propam yang menangani, paling tidak jadi pelajaran,” jelasnya.
Sementara, mengenai kelanjutan kasus Bidan YL yang mengaku diperkosa oleh 5 orang masih terus didalami oleh jajaran kepolisian. Menurutnya Korban masih berpegang pada laporan awalnya mengenasi kasus perkosaan tersebut.
“Kasus bidan tetap penyelidikan, meski pembuktian ilmiahnya tidak terbukti. Apakah itu laporan palsu dia tidak mengakui. Jika seperti Yang saya sering katakan sesuai pembutikan ilmiah jejak, bekas sperma ataupun bulu kemaluan di TKP juga tidak ditemukan,” jelasnya.
Sebelumnya, kasus yang menimpa Bidan YL sempat membuat heboh masyarakat. Pasalnya bidan desa tersebut mengaku didatangi dan diperkosa pada malam hari, serta diancam jika berteriak, anaknya akan dibunuh di tempat dirinya bekerja di Pumulutan, Ogan Ilir. Bidan YL sempat menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara Palembang, hingga dinyatakan sehat secara fisik dan psikis.
Sedangkan Korban salah tangkap Haris Mail (25) ditemukan dipinggir jalan oleh warga dan Polsek Rambutan. Korban lalu dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Palembang. Dari penuturan Haris beberapa waktu lalu, dirinya dipaksa untuk mengakui telah memperkosa bidan tersebut.
Editor : Jhonny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *