Jakarta – Gaya hidup dan pola makan manusia zaman kini memicu timbulnya banyak penyakit. Padahal dalam ajaran Islam sudah diajarkan kebiasaan makan sehat yang pernah dijalani Rasulullah Nabi Muhammad SAW.
Hal itu sudah terbukti, di masa Rasulullah, ada seorang tabib Mesir yang ditugaskan ke Madinah harus rela kembali ke Mesir setelah delapan bulan di sana. Bukan lantaran tak betah, tetapi tak ada satu orang pun yang datang berobat ke tempat praktiknya.
Sebelum pulang, ia pun sempat menanyakan rahasia umatnya yang selalu sehat. “Kami adalah umat yang tidak makan sebelum lapar, dan berhenti sebelum kenyang,” jawab Nabi Muhammad SAW, dikutip lamanTeknoislam.com.
Dalam hadist yang diriwayatkan Tirmidzi, Rasulullah bersabda, “Tidaklah sekali-sekali manusia memenuhi wadah pun yang lebih berbahaya dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan untuk menegakkan tubuhnya. Jika ia harus mengisinya, maka sepertiga (bagian lambung) untuk makanannya, sepertiga lagi untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya (udara).”
Penelitian ilmiah sudah membuktikan bahwa diet ala Rasulullah dapat memperpanjang umur seseorang, atau disebut juga diet rendah kalori.
Jika ia harus mengisinya, maka sepertiga (bagian lambung) untuk makanannya, sepertiga lagi untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya (udara).













